Sherry terlihat sangat ketakutan ia pun menangis sambil menjerit-jerit minta tolong.“Gue duluan ya” Tejo mendekati Sherry.Aku hanya tersenyum melihat keadaan Sherry sekarang, aku puas melihat ia ketakutan.“Mau apa Pak? Bokepindohijab Tejo berhenti dan menyuruh Andre yang sedang menikmati puting payudara Sherry berhenti. Tongkat komando kini dipegang Lea, ia kini yang memerintah semua yang ada disitu. he.. Kubawa ia ke ruang olahraga sekolah, tempat dimana kita biasa latihan cheerleaders.Sherry menangis karena bentakan dari aku, Manda dan Lea, ia terlihat ketakutan, tetapi kami terus menekannya secara psikologis, sampai ia menagis.“Sherry salah apa Kak?” ia menangis terisak-isak.“Lo baru masuk sekolah 2 bulan aja udah banyak lagak, lo mau nyaingin kita-kita yang senior? cukup Pak.. Vaginanya indah banget!!” Tejo tampak bersemangat.Vagina Sherry memang terlihat terawat, daerah selangkangannya putih, bersih, dan Sherry sepertinya tidak suka dengan rambut-rambut yang




















