“AstaghfiruHah…! Bokep hijab Dedaunan di pohon-pohon mangga yaang tumbuh sana tampak basah oleh gerimis yang turun malu-malu & atas langit.Mata Andhika tiba-tiba tèrtumbuk pada kursi anyaman bambu yaang ada di bawah pohon mangga di ujung pekarangan.Ingatannya melayang pada kenangan masa silam. Pekarangan rumah Andhika yaang cukup luas masih kelihatan basah. Yaang ada sekarang adalah perempuanperempuan cantik yang tidak bisa lgi menghargai kesakralan cinta.Bahkan tidak sedikit di antara mereka yaang menjadikan cinta sebagai media mencari kepuasan diri & materi. Sosok perempuan yang selama ini ia rindukan: Annisa! Berbatang-batang rokok tidak jga membuat dirinya segar untuk kemudian terus mencari di mana Annisa berada.Tanpa disadari Andhika telah mengarahkan mobilnya ke arah Jalan Kinameng. Aku cuma pergi ke rumah saudara yaang tinggal di Surabaya.




















