Jadi hand rem-nya nggak bisa turun. “Say.. Bokep Maklum mobil baru Bu..!” jawabku menjawab pertanyaan Ibu Lilis. Tanpa dibuat-buat. Wajah yang cantik sesuai dengan pakaian feminim layaknya seperti wanita karir dengan rok mini-nya terlihat jelas bulu halus tertata rapi dikakinya.“Begini Pak Dimas.. Jadi hari ini saya datang kesini untuk menjelaskan itu dan saya berharap kalau Bapak tidak ada jadwal atau acara, biar Bapak Dimas yang mengantarkan saya ke toko variasi langganan Bapak”. Yang ternyata jawabanku membuat wajah Ibu Lilis memandangiku serius.“Saya merasa nyaman duduk di mobil ini, dan bagaimana kalau saya coba dulu, tapi tolong ditemani ya.. Crot.. Ya..?” pintaku kepada Ibu Lilis karena aku merasa risih dipanggil Bapak.




















