Bergoyang Pelan-pelan Pantat Berhijabku

“Ahhh… shhh…!”
“Crot… crottt… crottt” memancar dengan derasnya maniku memenuhi mulutnya dan berceceran juga di gunung kembarnya yang masih tegang. “Eh.. Bokepindohijab Kurang lebih 5 menit kemudian “Crott!” tumpahlah cairan maniku membasahi perut dan sprei sekitarku. “Ema… hisap dong Sayang!” pintaku. “Mmmhh… sayang, nikmatttt sekali…” gumamku tidak jelas. “Wah.. slep…”
“Ahhh… Ssayangg… bentar lagi aku nyampe nihh…” kataku terburu. Sembari ia memijat pahaku, dadanya yang montok kadang juga menggesek kakiku, wahhh kenyal sekali! “Entar lagi lah, pijitin dulu badanku,” kataku. pelan dikit doong!” katanya. Yayangku memang hobi berenang sih, jadi ya OK saja deh. “Ehhh.. Dengan penuh nafsu ia melahap bibirku. “Sss… sayang hisap dong!”
Aku pun menarik kepalanya dan mendekatkan bibirnya yang mungil ke kepala kemaluanku, sekali lagi ia agak ragu membuka mulut.

Bergoyang Pelan-pelan Pantat Berhijabku

Related videos