Tanpa pikir panjang, Tibor langsung hebat badan Cia dan langsung melumat bibir Cia dengan ganas. Cia makin merasakan kenikmatan atas sentuhan tangan tibor. Bokepindo Bahagia rasanya Tibor berjumpa dangan Cia lagi. Tidak tahan lah Cia dibuatnya, hingga-sampai Cia hampir terkulai sebab lemas dan nikmat. Saking tidak tahannya, tangan Cia menghampiri tangan tibor. Diusapnya pinggang Cia sambil mengatakan: jangan marah dong, aku kan kangen banget sama kalian cia. Seusai baju Cia terkancing keseluruhan, Cia pun berangkat tanpa menoleh, sebab jawaban Tibor tidak enak didengar di telinga cia. Kemudian Cia pun pamit untuk kembali ke tempatnya sambil membawa nampan tempat minum dan membalik badan sambil tersenyum. Tanpa pikir panjang, Tibor langsung hebat badan Cia dan langsung melumat bibir Cia dengan ganas.




















