Aku hanya pasrah menerimanya, lalu mencoba melihat jam ternyata sudah jam 4.30, tak lama lagi aku mau pulang. Nafsu makanku tiba-tiba besar sekali malam itu karena kami makan dengan didampingi atau ditemani bicara dengan gadis pujaanku.“Oh yah, orangtuaku minta kamu berdua datang ke rumahku besok malam”, katanya tiba-tiba ketika aku selesai makan. Video bokep Temanku nggak mau ke sini, capek katanya” sambil kusetel volume TV-nya.Setelah mereka selesai makan, Nidar lalu mencuci piring dan kedua orangtuanya duduk di sampingku sambil ngobrol, termasuk ia tanyakan soal rencana KKN-ku, bahkan soal-soal rencana tempat tinggalku sekembalinya kami dari lokasi KKN.“Kalau tidak keberatan Dit, kamu bisa tinggal aja nanti di rumahku setelah kembali dari KKN, kebetulan masih ada satu kamar kosong” tawarannya padaku seolah sangat serius. Nidar masih diam dan sedikit membuka kedua pahanya, tapi sayang tiba-tiba bunyi rem




















