Maamaa!!”Widya berteriak keras sekali berharap aku mau menyambungkan telepon untuknya, tetapi yang aku lakukan adalah justru memutuskan sambungan telepon itu di hadapannya.“Bangsaatt!! Wah, aku pikir Mama-nya Widya sudah mecemaskan anaknya yang belum pulang juga dari sekolahnya. Bokep Mamaa!!”
Bukannya aku kasihan terhadap Widya, aku malah mereply SMS ke Mama-nya yang berisikan, “Ma aku lagi bersenang-senang jadi jangan ganggu aku ya!!” Sebelum aku mengirimkan SMS itu ka Mama-nya aku perlihatkan dulu isi SMS itu kepada Widya hingga kembali ia memakiku. Aku cepat-cepat melihat jam tanganku, dan jam menunjukkan telah pukul 15:10 WIB, berarti aku dan Widya tadi telah tertidur sekitar 3 jam.“Aakkhh!! Kebetulan aku sudah mengetahui nomor HP-nya, sehingga aku tinggal missed call dia dari kejuhan dan dia langsung paham maksudku (agar dia tidak lupa dengan janjinya).




















