“Bro, please lah, help me, I have never ask you for any help. Sudah tidak terhitung berapa kali dia meminjamkanku uang untuk utang2ku, meminjamkan mobilnya, meminjamkan peralatan kameranya. Bokep Hey men, lo sobat gw cuma kalo ngebayanginnya masih gimana…” canggung deh kita bertiga. Rini perlahan menciumi sekeliling kontolku hingga basah dengan air liurnya, kemudian sleebb… masuklah kontolku ke dalam mulut Rini yang di pagari dengan bibir tipis nan seksi. Namun biarlah Wein yang mengurus anak ini dengan lebih baik. gw kabarin istri gw.”Hari itu hari Rabu, kami janjian untuk ketemuan di Plasa Senayan (PS). “Ngggg… nggak kok teh, kagum aja dan iri sam Wein bisa punya istri se-perfect Teteh” ujarku menggombal. Dan saat ini dia pindah kantor lain untuk menawarkan berbagai prodak baru.




















