Tetapi aku tidak tahu alamat mereka,” ujar Andhika dibakar rasa penasaran & rindu ingin bertemu dengan Annisa.Sesungguhnya, apa gerangan yaang membuat Andhika hingga sekarang masih tergila-gila kepada gadis itu ?? Dedaunan di pohon-pohon mangga yaang tumbuh sana tampak basah oleh gerimis yang turun malu-malu & atas langit.Mata Andhika tiba-tiba tèrtumbuk pada kursi anyaman bambu yaang ada di bawah pohon mangga di ujung pekarangan.Ingatannya melayang pada kenangan masa silam. Bokep Kenapa kamu tidak memilih mereka saja sebagai pacarmu?” kata Annisa polos.Kepoloson itu pula yaang membuat Andhika semakin menyukai gadis itu. Sosok perempuan yang selama ini ia rindukan: Annisa! Pokoknya sulit bagiku untuk melupakan kamu An:’ kata Andhika seraya meraih lengan Annisa. memerhatikan dengan seksama foto Annisa & tangan Andhika.“Terima kasih banyak atas informasinya, Pak ujar Andhika penuh rasa kecewa.




















