“Bapak sebentar lagi nyampe, mungkin 15 menit lagi, kamu santai aja dulu menunggu beliau”
“Siap Boss ” jawabku santai, kubatalkan acara ke kamar mandi.Sambil menunggu kedatangannya, kurapikan make up yang agak berantakan selama perjalanan di taksi. Sebaliknya dengan aku yang selalu menutup mata rapat rapat saat beliau menengadahkan wajahku ke arah cermin, malu aku melihat diriku sendiri sedang disetubuhi laki laki seusia Papaku, bahkan mungkin lebih tua.Tiba tiba Om Bony menghentakku keras disusul denyutan kuat dari kejantanannya menghantam dinding dinding vaginaku, aku kaget, menggeliat dan menjerit, tak menyangka beliau mengakhiri dengan sentakan kuat seperti itu, membanjiri vaginaku dengan sperma hangatnya, tangannya mencengkeram buah dadaku dengan kuatnya, terasa sedikit sakit. Bokep Tidak ada yang special, sama dengan umumnya tapi not so bad untuk seusia beliau, kuremas dan kupermainkan jari jemariku pada penisnya, beliau mulai mendesis,




















