Iya deh, sekalian numpang minum, kata bule yang berambut panjang masih kedengaran kesalnya.Setelah mereka duduk, kami memperkenalkan nama kami masing-masing. Oh, soalnya saya lagi main internet, maklumlah soalnya hanya satu sambungan saja telepon saya, jawabku. Bokep Eve menjawab, Khira bilang, sikutnya terbentur barangmu, katanya.Aku benar-benar malu dibuatnya. Khira, kata yang berwajah Jepang (dan memang orang Jepang). Sedangkan mulut gadis itu sudah penuh dengan barang laki-laki putih yang tak kalah besar barangnya dengan barang si negro itu. Itulah yang terdengar paduan suara antara barangku dan mulut Khira. Kesel sih boleh, tapi jangan bilang Jepang sialan dong. Kemudian kubuka pintu dan bertanya (maaf langsung aku terjemahkan saja ke bahasa Indonesia semua percakapan kami),
Bisa saya bantu? Khira menatapku sendu, sendu sekali dan kudengar suara lembut dari bibirnya, I Love you, Jacky!




















