Padahal biasanya aku tidak pernah memperhatikan wanita sampai sejauh itu.“Jalan-jalan yuk..”, ajaknya tiba-tiba sambil bangkit berdiri.“Kemana?”, tanyaku ikut berdiri.“Kemana saja, dari pada bengong di sini”, sahutnya.Tanpa menunggu jawaban lagi, dia langsung mengayunkan kakinya dengan gerakan yang indah dan gemulai. Padahal aku paling malas berolah raga. Bokepindo Bergegas aku mengikuti dan mensejajarkan ayunan langkah kaki di samping sebelah kirinya. Waktu itu aku masih duduk di bangku kelas tiga SMA. Memang kalau tidak pakai seragam Sekolah, aku kelihatan jauh lebih dewasa. Bahkan mereka mengurung dan menyekapku di dalam kamar ini. Meskipun mereka merawat dan memperhatikanku dengan baik, tapi dalam keadaan terbelenggu seperti ini siapa yang suka?




















