Kharis masih terus mengingatkan, namun bahasa tubuhnya lain. Bokepindohijab Langsung aqu minta maaf kepadanya,“Waduh maaf deh Ris, aku kelepasan, maklum deh tubuh kamu ranum sekali, sexy apalagi dgn itu (sembari menunjuk kedua payudara Kharis) yg mancung bikin aku jadi geregetan mo iseng.”“Maaf ya sekali lagi Maaf,” kataku dgn penyesalan.Kharis yg melihat aqu begitu agak melunak tapi kemudian dia menangis sembari berkata, “uhh, hh, hg hg hg,. Pendulumku langsung bereaksi mendengar kabar tersebut. Dan tak diduga respon dari Kharis, “bOleh juga tuh Di, aku emang butuh itu enak kali yah ngobrol ngobrol kita berdua sampe malem”. Kedua belah kaki Kharis aku lebarkan sembari tangan kiriku mempermainkan klitorisnya dgn ibu jari dan tangan kananku mengarahkan gagang kemaluanku ke lubang kemaluan Kharis.Kharis masih antara sadar dan tak ketika kepala kemaluanku bertemu dgn lubang depan yg merah




















