Dan aku pun bertanya, “Bunda, tamu istimewanya siapa sih? Bokepindo Aku pun mengikuti permainannya, sedikit takut, sedikit ingin tahu. Di sana, banyak anak-anak yang sebaya denganku. Mungkin karena puber. Tubuhku masih bergetar. Jantungku terasa berhenti mengingat kejadian itu. Dia membuka pintu dan melihat diriku mematung sambil menangis di sana. Aku pun menunggunya untuk pulang sambil bermain Play Station di kamarku. Aku senang sekali, karena Erik telah mempersiapkan sebuah pesta ulang tahun untukku di sebuah hotel bintang 5. Marah yaa? Kedua orang tuaku meninggal karena kecelakaan ketika aku berusia 11 tahun. Celana dalamku juga akan dilepasnya. Enam bulan pun berlalu.Pada suatu hari yang cerah, mendadak kami dibangunkan oleh Bunda Risa, salah satu pengurus di tempat kami.




















