Setelah Pak Sebastian tak lagi di ruang, tinggal aku bersama Diana,
“Jadi, Pak ?” suara Diana kembali muncul, aku hanya bisa mengangguk-angguk
‘Ya, silahkan”. Bokep Kini aku langsung mengarahkan mulut aku ke kemaluannya, karena lebatnya “hutan” keperempuanannya, aku terpaksa menggunakan kedua tangan aku untuk menyibak “hutan”nya. Aku tak berani memeriksanya lebih lanjut. Kita bertiga takjub memandangi alat yg sudah hidup tersebut, nampaknya tak ada trouble sedikitpun, “Ayo kita coba, kita hanya punya waktu 7 jam sebelum menyerahkan barang ini” suara aku memecah keheningan
“Aku, Pak !” Pak Sebastian langsung menyahut, selain dia sudah hapal alat-alat medis kedokteran,
dia juga tahu kecanggihan alat ini dan pemeriksaan yg berharga 500.000 untuk setiap kali total USG
seluruh badan.




















