Apa lagi perutku memang sedang lapar. Padahal baru beberapa detik bertemu, dan aku juga belum mengetahui namanya.“Eh, nama kamu siapa..?” tanyanya, memulai pembicaraan lebih dulu. Bokepindo Aku bermaksud mau pulang. Padahal baru beberapa detik bertemu, dan aku juga belum mengetahui namanya.“Eh, nama kamu siapa..?” tanyanya, memulai pembicaraan lebih dulu. Tetapi tidak lama dia sudah datang lagi. Tanpa menunggu jawaban lagi, dia langsung mengayunkan kakinya, dan pria itu menggandeng tanganku. Uwak memaksa dan membawaku masuk ke dalam rumahnya, bahkan dia langsung menarikku ke lantai atas. Aku benar-benar terkejut, tetapi tidak dapat berbuat apa-apa. Dan pria itu memiliki wajah yang lumayan tampan dan bertubuh kekar. Sikapnya begitu riang sekali, membuatku jadi senang dan seperti sudah lama mengenalnya.




















