Temennya juga..” ujar Sara sambil tertawa kecil.Aku pun hanya bisa tertawa, aku pun menetujuinya. Sara melirik ke arah Tomo yang sedang duduk di meja pojok bersama Tomi.“Hey Maria, Tomo itu ganteng banget ya? Bokep hijab Ayo, aku temani kamu sampai kamu tertidur. Tomo bersama seorang wanita yang sangat cantik, berambut panjang, kulitnya pun sempurna. Aku mulai sedikit meronta sambil berteriak. Diam-diam, aku kagum dengan penampilan Tomo dan Tomi yang sangat menarik.Berada di tengah-tengah mereka saja sudah sangat membuatku special. Tomo kembali menciumiku, kali ini dia meremas payudaraku sambil menghisapnya.“Hhh..!!”“Tidak apa-apa..kalau Tomo..tidak apa-apa.” pikirku.Aku memejamkan mataku erat-erat ketika Tomo mulai memasukkan ‘senjata’nya ke dalam diriku. Hari itu, aku mulai merasa bosan di rumah dan Tomo belum pulang dari kantor. Rasa takut dan kesepian menyerang hati dan pikiranku.




















