Dengan mengendap-ngendap Doni mulai melakukan penyelidikan, langkah kakinya berhenti ketika mendengar suara mencurigakan disebuah kelas, perlahan-lahan Doni mendekati kaca jendela kelas, ia tercekat, nafasnya tertahan , dengan jelas matanya menyaksikan Ira dan Feby perlahan-lahan berlutut dihadapan Pak Dion yang sedang berdiri sambil berkacak pinggang.Perlahan-lahan tangan Ira dan Feby mengelusi permukaan celana Pak Dion yang menggembung, Doni tahu dengan jelas benda apa yang membuat permukaan celana itu menggembung. “Tadi itu loh, liat nggak mukanya gimana ?”
“Oo, ,Si Doni liatin kita kan he he he?”
“Kamu ngasih liat apa aja tadi ?” Veily tersenyum nakal
“Aku kasih liat paha…, yah dikit sih…?”
“Kalo kamu…..?” Anita balik bertanya. Bokep hijab Pak Nanang memandangi kami berempat, entah kenapa pandangan Pak Nanang terasa sedikit berbeda. Feby menggeleng-gelengkan kepalanya ke kiri dan kanan sehingga kepala penis Pak Dion bergesekan dengan rongga mulutnya, lidah










