Tapi, tidak saat ini. Bokepindo Berada di tengah-tengah mereka saja sudah sangat membuatku special. Tak lama, Aryo temanku yang sepertinya suka denganku datang, sambil menyerahkan hadiah, dia mencium kedua pipiku. Senyuman misterius menghiasi wajahnya. Temannya yang ikut bersamanya pun ikut memperhatikan diriku.“Ada apa Torian? Itu namaku. “Panas..badanku terasa panas..Erik..” pikirku dalam hati. Aku tidak pernah bertanya. “Seperti boneka..”
Aku yakin sekali dia bergumam [“..boneka yang aku idam-idamkan”]
Lalu dia melepaskan wajahku dan langsung meninggalkanku begitu saja.Sehari setelah kunjungan itu, Erik bersama temannya itu kembali mengunjungi yayasan, untuk mengadopsi diriku. Temennya juga..” ujar Sara sambil tertawa kecil.




















