Paling nonton sama makan aja…” jawabku. Bokepindohijab Setelah saling pandang sejenak, mereka bertiga akhirnya setuju untuk menemaniku sampai Ellyn pulang. Sedang asyik-asyiknya mengobrol, aku mendengar bunyi SMS masuk ke HP-ku. Secara fisik, mereka berwajah biasa-biasa saja. Awal kisah ini bermula saat Ellyn, adikku yang paling bungsu, akan mengerjakan tugas kelompok dengan teman-teman kampusnya di rumah. Menurutku mereka semua lebih mirip berandalan daripada mahasiswa. Sekedar berbasa-basi, aku menemani mereka ngobrol di ruang tamu. “Kok Ellyn mau sih berteman dengan mereka…” pikirku dalam hati. Aku kemudian menyuguhkan minuman dan kue ringan untuk mereka. Aku tidak berminat ikut dengan mereka karena sekarang sedang tanggal tua. Aku sempat merasakan mata mereka sedang melihat ke arah dada yang tidak terbungkus bra saat aku sedang menunduk untuk menaruh mimuman di atas meja.




















