Aku kemudian bangkit dari tempat tidurku dan menggapai jubah tidur satinku yang berwarna merah muda yang tergantung di balik pintu kamarku. Dalam hatiku aku bersorak gembira. Bokep hijab Kubiarkan saja tergeletak di lantai kamar mandi. Dengan agak gelalapan dia menjawabku,
“Anu Tante, ini ada titipan dari Mama..”
“Apa ini? Tentu saja setiap kali datang, aku selalu memamerkan pakaian dalam yang aku pakai dan tubuh telanjangku. Sambil menyodorkan kotak yang dibawanya, dia berkata,
“Cuma kue saja.”
Aku kemudian mengambil kotak itu dari tangannya dan mempersilahkan dia masuk. Tentu saja gaun dan jubah tidur tidak boleh juga. Mungkin agak malam baru pulang, soalnya mau ngurusi pesta”
“Pesta apa?”
“Perayaan ulang tahun perkawinan yang ke 25”
“Oh begitu..”Aku kemudian mempersilahkan dia duduk di kursi ruang keluargaku.




















