Sampai pada akhirnya Pak DAnis ingin memiliki Lusy hanya untuk miliknya semata.Pak DAnis menebus Lusy dari Tante Susi , dan menjadikan Lusy sebagai simpanannya sampai sekarang.Hal itu menjadi berkah tersendiri bagi Lusy, kini ia tak lagi khawatir akan kehabisan uang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.Rumah dan mobil pun Lusy sudah punya, meski jauh dalam hatinya Lusy berharap Lusy bisa hidup normal dan menjalani kehidupan bekeluarga seperti halnya orang lain yang bahagia dengan mempunyai keturunan, Sekian Lusy dengan patuh memasukkan kontol itu ke dalam mulutnya, dan menyusuri kontol tersebut maju mundur dengan bibirnya.Suara geraman dan kocokan berirama mengiri semua nya.“Ooooohhhhhhh…You Are….OOoooohhhhhhhh….”“The Best.




















