Lalu ia berkata padaku:“Rey! Sesaat kemudian, ku mainkan jariku di lobang yang basah itu, sehingga membuat tante Hana mendesah. Bokepindo udh ga thn mo ngntot memek tnte!” bgitu rayuanku dalam SMS berusaha mengajak tante Hana untuk kembali melakukan hubungan seks denganku.“Rey! nnti tnte ksana” bgitulah balasan tante.dengan girang ku balas SMS tante Hana dengan dua kata “OK!” Dengan semangat menggebu, ku lepaskan sluruh pakaianku dan ku baringkan tubuhku di atas tempat tidur di kamar Mirna, putri semata wayangnya.Dengan rasa tidak sabar, kembali ku berniat untuk mengirim SMS ke tante Hana, tetapi tiba-tiba ku dengar pintu kamar di buka dengan hati-hati, dan ku dengan suara pintu itu kembali di tutup dengan hati-hati.Dalam senyapnya malam yang di hiasi suara titik-titik air sisa hujan lebat, tak ku dengar adanya langkah yang datang menuju kamar dimana aku




















