Sejak saat itu aku tak lagi stress karena sudah mendapat pelampiasan dari anakku. Bokep Tommy tak peduli, anak sulungku itu terus menjilati kemaluanku yang memuncratkan cairan-cairan kental saat aku berorgasme tadi.Aku yang kelelahan langsung menuju tempat tidur dan tidur telentang. Memang sih aku bisa masturbasi, tapi kurang nikmat. Yah, aku paling tak tahan kalau kemaluanku di oral seks.Tommy tersenyum sebentar ke arahku, sebelum mulutnya mencium permukaan lubang tempat di mana dia dulu pernah keluar. Tommy bersiap memasukkan penisnya ke lubang vaginaku, dan aku menahannya,“Tunggu sayang, biar Mama kulum burungmu itu sebentar.”Tommy menurut, di sodorkannya penis yang besar dan keras itu ke arah mulutku yang langsung mengulumnya dengan penuh semangat. Tommy masih memelukku dan mencium bibirku dengan lembut.Dan kami terus bermain cinta sampai siang dan baru berhenti saat Bagus pulang dari sekolah.




















