Tangannya menggenggam rudalku, didorong sedikit ke samping dengan lembut, sementara lidahnya terus mempermainkan pusarku. Bokepindo Mbak Indah nampak sangat feminin dalam kulot hitam, blouse warna krem, dan kaos yang juga berwarna hitam. Hanya sekitar sepuluh menit kami menunggu, sebelum bus berangkat.Dalam perjalanan di bus, aku tak tahan melihat Mbak Indah yang merem sambil bersandar. Kuceritakan sedikit tentang hubunganku dengan Sarah selama ini, sampai pada acara ‘apel’ pada saat itu.“Kalau soal pengin ngapa-ngapain, yah, itu sih awalnya memang ada. kenapa tadi sama aku kamu beraninya lirak-lirik aja. Ada sekitar 5 detik dia diam saja dalam posisi seperti itu. Tapi aku gagal, meski beberapa lama mencoba. Sebelum berpisah, aku sempat berjanji untuk main ke rumah Nita lain waktu.Diam-diam aku merasa geli.




















